Percakapan Laa ilaa ha ilallah

Monday, December 31, 2012

KEJAYAAN ADA DI DALAM MENTAATI PERINTAH-PERINTAH ALLAH TA’ALA

199. Samura Ibnu Jundub r.a.meriwayatkan : Rasulullah SAW sering sekali bertanya kepada sahabat-habatnya : adakah seseorang daripada kamu yang bermimpi ? maka salah satu daripada mereka akan menceritakan mimpinya dan Rasulullah SAW akan menjelaskannya. Suatu pagi Nabi SAW bersabda : malam tadi dua orang datang kepadaku (dalam mimpi ) dan membangunkan saya dan berkata : pergilah bersama dengan kami. Saya berangkat dengan mereka dan kami melewati seorang laki-laki yang berbaring, dan seorang lagi berdiri dari sebelah atas kepalanya, ia memagang batu karang yang besar, dan ia melemparkan batu itu ke kepala laki-laki ( yang sedang berbaring itu ) sehingga batu itu meremukkan kepalanya. Batu itu terlempar jauh sehingga sampai ke hujung jalan, kemudian orang yang melempar itu menyusulnya dan membawa batu itu kembali ketika dia sampai kepada orang itu, kepalanya telah pulih dalam keadaannya yang normal. Pelempar itu kemudian melakukan hal yang sama sebagaimana ia telah lakukan sebelumnya. Saya bertanya kepada sahabat-sahabatku Subhanallah siapakah kedua orang ini ? mereka berkata : Mari kita berjalan terus ! Maka kami meneruskan perjalanan dan kami datang kepada seorang laki-laki yang sedang berbaring diatas belakangnya;  dan seorang laki-laki yang lain berdiri sebelah atas kepalanya dengan sebuah kail besi , dan ia meletakkan kail itu dari satu sisi mulut laki-laki itu, menrobek pipi salah satu daripada mukanya, hidungnya dan matanya sampai ke tengkuk, dan demikian pula ia melakukan hal yang sama pada pipi sebelah yang lain. Ketika ia mencabik-cabik salah satu bagian dari muka orang itu bagian yang satu telah kembali dalam keadaan yang normal, kemudian ia kembali kepada bagian yang pertama utuk mengulanginya. Saya bertanya kepada kedua sahabatku : Subhanallah ! Siapakah kedua orang ini ? Mereka meminta saya untuk pergi kemudian kami meneruskan perjalanan dan kami sampai pada sesuatu seperti tannur ( semacam oven bakar, sebuah lobang yang biasanya terbuat dari tanah untuk membakkar roti. Rasulullah SAW bersabda : Dalam oven itu terdengar suara ribut dan jeritan. Kami melihat ke dalamnya dan mendapatkan laki-laki dan wanita dalam keadaan telanjang dan nyala api yang sampai kepada mereka dari bawah, dan apabila api itu sampai kepada mereka mereka menjerit dengna suara yang keras. Saya bertanya kepada mereka ; Siapakah mereka ini ? Mereka meminta saya untuk pergi, maka kami meneruskan perjalanan. Kemudian kami datang sampai kesebuah sungai yang berwarna merah seperti darah. Rasuklullah SAW menmbahkan : dan sesungguhnya ! dalam sungai itu ada seorang laki-laki yang sedang berenang, dan pada tepinya ada seorang laki-laki yang sudah mengumpulkan batu-batu. Lelaki yang sedang berenang itu datang mendekat kepada laki-laki dengan batu-batu itu. Orang yang terdahulu membuka mulutnya dan orang yang kemudian ( yang berada pada tepi sungai ) melemparkan batu kedalam mulutnya, kemudian dia pergi dan berenang kembali. Ia kembali, dan setiap kali ini di ulangi. Saya bertanya kepada kedua sahabatku : siapakah mereka ? mereka berkata kepadakku : Teruskan! Teruskan ! maka kami meneruskan perjalanan sehingga kami datang pada seorang laki-laki dengan wajah yag menjijikkan, wajah yang sangat menjijikkan yang tak pernah terlihat ! selain dia ada api dan ia sedang menyalahkannya dan berlari mengelilingi api itu. Saya bertanya sahabat-sahabatku : siapakah orang ini ? mereka berkata kepadaku : teruskan–teruskan maka kami meneruskan perjalanan sehingga kami sampai pada sebuah taman yang daun hijaunya sangat lebat, yang memiliki warna dari semua sumber. Ditengah-tengah kebun itu ada seorang laki-laki yang sangat tinggi dan saya dpat melihat kepalanya ; karena sangat tinggi, dan disekelilingnya ada kanak-kanak dalam jumlah yang besar yang tidak pernah saya liha sesuatu seperti itu. Saya bertanya kepada sahabat-sahaatku : siapakah ini? Mereka menjawab : teruskan teruskan ! maka kami teruskan perjalanan sehingga kami datang kepada sebuah taman yyang sangat anggun, lebih besar dan lebih baik daripada yang pernah saya lihat ! kedua sahabatku berkata kepadaku : pergilah dan naiklah. Rasulullah SAW menampakkan : maka kami naik sehingga kami mendapati sebuah kota yang dibangun daripada emas yang bata-batannya terbuat dari emas dan perak, dan kami pergi kegerbangnya, dan pintunya terbuka maka kami masuk dalam kota itu, dan kami mendapatkan di dalamnya laki-laki dengan separuh badannya sangat tampan sebagaimana orang yang paling tampan yang pernah engkau lihat. Separuh yang lain badan mereka sejelek orang yang paling jelek yang pernah kamu lihat. Kedua sahabat ku memerintahkan orang-orang ini untuk terjun kedalam sungai itu sesungguhnya ada sebuah sungai yang mengalir ( melewati ) yang airnya putih seperti susu. Orang–orang yang pergi dan mencelupkan didalamnya dan kemudian kembali kepada kami dengan kejelekkan mereka yang tertutup dan menjadi tampan keseluruhannya. Rasulullah SAW menambahkan : Kedua sahabat-sahabatku kemudian sambil menunjuk berkata kepada ku, itulah tempat buat kamu, yaitu Jannatul And . Saya mengangkat pandangan saya dan sesuungguhnya saya melihat disana sebuah mahligai seperti awan putih ! Kemudian kedua sahabat iu berkata kepadaku : bahwa istana itu adalah kepunyaanmu. Saya berkata kepada mereka. بارك الله فيكما Artinya : Semoga Allah memberkahi kalian berdua ! ijinkan saya untuk masuk kedalamnya. Mereka menjawab : Buka sekarang, tetapi engkau akan memasukinya ( pada suatu hari ). Saya berkata kepada mereka : saya telah melihat banyak kejadian pada malam ini. Apa kah makna dari semua ini ? Mereka menjawab : Kami akan memberitahu kamu : Peristiwa orang pertama yang kamu lalui, kepalanya sedang di lempari dengan batu, ia adalah simbol seoorang yang mempelajari Al Qur’an dan kemudian tidak membacanya atau tidak beramal dengan perintah-perintahnya, dan tidur tanpa mengerjakan shalat. Dan bagi orng kamu lalui keatasnya kedua sisi mulutnya, hidung dan matanya disobek dari depan ke belakang, ia adalah simbol laki-laki yang kleuar darai rumahnya pada waktu pagi dan menyebarkan kebohongan-kebohongan yang menyebar keseluruh dunia. Dan laki-laki dan perempuan yag telanjang itu, yang kamu lihat dalam oven seperti bangunan adalah pezina laki-laki dan wanita. Laki-laki yang engkau lihat sedang berenang disungai dan yag diberikan batu unuk dietelan adalah pemakan riba , dan laki-laki yang kelihatan jelek yang kamu lihat dekat api yang sedang dinnyalakannya dan pergi mengelilinginya adalah Malik penjaga neraka, dan laki-laki yang tinggi yang engkau melihatnya dalam taman adalah Ibrahim a.s., dan kanak-kanak yang mengelilinginya adalah kanak-kanak yang mati dalam keadaan fitrah. Periwayat menambahkan : Sebagian orang islam bertanya kepada nabi SAW wahai Rasulullah ! bagaimanakah dengan kanak-kanak orang musrikin, yang mana Rasulullah menjawab : dan juga kanak-kanak orang musrikin. Rasulullah saw menambahkan : orang yang engkau lihat separuh tampan dan separuh jelek, adalah orang-orang yang bersama dengan amalan-amalan baik memiliki juga amalan-amalan yang buruk akan tetapi Allah mengampuni mereka. ( HR.Bukhari )

No comments: